Step-by-Step: Cara Blokir Serangan DDOS dengan FortiGate [Fortinet]

Step-by-Step: Cara Blokir Serangan DDOS dengan FortiGate [Fortinet]

Coba bayangin, ada ribuan orang pura - pura ngakses website kamu barengan. ya pasti servernya kewalahan, website juga jadi lemot padahal koneksi lagi lancar! Itu artinya kamu lagi diserang DDos!

Tapi tenang, ada FortiGate, perangkat keamanan jaringan yang nggak cuma bisa melindungi jaringan komputer dari serangan hacker, tapi juga memblokir serangan DDoS biar server kamu tetap stabil dan aman. Gimana caranya?

  1. Pertama, buka pengaturan firewall atau sistem keamanan jaringan kamu, lalu klik Create New Rule.

  2. Beri nama untuk aturan tersebut

  3. Pilih incoming interface — misalnya “Port 1”.

  4. Pilih “All” pada bagian Source Address, Destination Address, dan Service.

  5. Klik Logging agar setiap aktivitas di jaringanmu tercatat oleh sistem.

  6. Nah, L3 menunjukkan itu aktivitas umum, sedangkan L4 menampilkan aktivitas yang lebih detail.

  7. Di L4, mulai dengan memantau semua aktivitas terlebih dahulu. Tidak perlu mengubah pengaturan threshold kecuali benar - benar dibutuhkan.

  8. Lalu, blok  _flood, _scan, dan _sweep. Jangan blokir sessions, karena itu akan memblokir seluruh aktivitas internet untuk semua pengguna.

Arti dari tipe sessions:

  • Flood: Hacker mencoba “membanjiri” server dengan banyak aktivitas sekaligus (contohnya: mengirim 2000 email dalam satu sesi).

  • Scan: Hacker mencoba melihat aktivitas dari seseorang (atau alamat IP tertentu).

  • Sweep: hacker memeriksa port untuk mengetahui berapa banyak pengguna yang terhubung ke jaringan.

  1. Setelah itu klik Done, selesai deh!

Jadi, kalau website kamu tiba - tiba lemot padahal koneksi aman, jangan buru-buru nyalahin server ya! Kamu bisa pakai FortiGate atau bahkan FortiDDOS kalo traffic serangannya dirasa makin berat. Nggak perlu panik, karena cuma butuh beberapa langkah sederhana aja, sever kamu langsung aman dari DDoS! 

——————————————————————————————————————————

Semoga panduan ini bermanfaat! Jika Anda ingin pembahasan yang lebih lengkap, tonton versi videonya di channel YouTube kami. Jangan lupa Like videonya dan subscribe untuk mendapatkan update konten terbaru seputar teknologi dan solusi digital.

Coba bayangin, ada ribuan orang pura - pura ngakses website kamu barengan. ya pasti servernya kewalahan, website juga jadi lemot padahal koneksi lagi lancar! Itu artinya kamu lagi diserang DDos!

Tapi tenang, ada FortiGate, perangkat keamanan jaringan yang nggak cuma bisa melindungi jaringan komputer dari serangan hacker, tapi juga memblokir serangan DDoS biar server kamu tetap stabil dan aman. Gimana caranya?

  1. Pertama, buka pengaturan firewall atau sistem keamanan jaringan kamu, lalu klik Create New Rule.

  2. Beri nama untuk aturan tersebut

  3. Pilih incoming interface — misalnya “Port 1”.

  4. Pilih “All” pada bagian Source Address, Destination Address, dan Service.

  5. Klik Logging agar setiap aktivitas di jaringanmu tercatat oleh sistem.

  6. Nah, L3 menunjukkan itu aktivitas umum, sedangkan L4 menampilkan aktivitas yang lebih detail.

  7. Di L4, mulai dengan memantau semua aktivitas terlebih dahulu. Tidak perlu mengubah pengaturan threshold kecuali benar - benar dibutuhkan.

  8. Lalu, blok  _flood, _scan, dan _sweep. Jangan blokir sessions, karena itu akan memblokir seluruh aktivitas internet untuk semua pengguna.

Arti dari tipe sessions:

  • Flood: Hacker mencoba “membanjiri” server dengan banyak aktivitas sekaligus (contohnya: mengirim 2000 email dalam satu sesi).

  • Scan: Hacker mencoba melihat aktivitas dari seseorang (atau alamat IP tertentu).

  • Sweep: hacker memeriksa port untuk mengetahui berapa banyak pengguna yang terhubung ke jaringan.

  1. Setelah itu klik Done, selesai deh!

Jadi, kalau website kamu tiba - tiba lemot padahal koneksi aman, jangan buru-buru nyalahin server ya! Kamu bisa pakai FortiGate atau bahkan FortiDDOS kalo traffic serangannya dirasa makin berat. Nggak perlu panik, karena cuma butuh beberapa langkah sederhana aja, sever kamu langsung aman dari DDoS! 

——————————————————————————————————————————

Semoga panduan ini bermanfaat! Jika Anda ingin pembahasan yang lebih lengkap, tonton versi videonya di channel YouTube kami. Jangan lupa Like videonya dan subscribe untuk mendapatkan update konten terbaru seputar teknologi dan solusi digital.

PT Mitra Solusi Infokom

Grand Slipi Tower 41st Floor

Jl. S. Parman Kav 22-24

Jakarta 11480 – Indonesia

Ph: +62 21 2902 2310

Follow Us

Contact Us

Sales

+62 811 1251 304

sales@msinfokom.com

Support

+62 811 879 246

support@msinfokom.com

MSInfokom ISO 9001 2015
ISO 45001 2018 MSInfokom
MSInfokom ISO 9001 2015
MSInfokom ISO 9001 2015

© Mitra Solusi Infokom 2024

|

PT Mitra Solusi Infokom

Grand Slipi Tower 41st Floor

Jl. S. Parman Kav 22-24

Jakarta 11480 – Indonesia

Ph: +62 21 2902 2310

Follow Us

Contact Us

Sales

+62 811 1251 304

sales@msinfokom.com

Support

+62 811 879 246

support@msinfokom.com

MSInfokom ISO 9001 2015
ISO 45001 2018 MSInfokom
MSInfokom ISO 9001 2015
MSInfokom ISO 9001 2015

© Mitra Solusi Infokom 2024

|

PT Mitra Solusi Infokom

Grand Slipi Tower 41st Floor

Jl. S. Parman Kav 22-24

Jakarta 11480 – Indonesia

Ph: +62 21 2902 2310

Follow Us

Contact Us

Sales

+62 811 1251 304

sales@msinfokom.com

Support

+62 811 879 246

support@msinfokom.com

MSInfokom ISO 9001 2015
ISO 45001 2018 MSInfokom
MSInfokom ISO 9001 2015
MSInfokom ISO 9001 2015

© Mitra Solusi Infokom 2024

|

0